Salah satu permasalah Indonesia yang tidak kunjung usai adalah masalah kemiskinan. Padahal negara kita adalah negara yang kaya, bahkan sangat kaya. Tanya Kenapa?
Jika kita melihat angka kemiskinan di Indonesia, maka menurut paparan dari Menteri Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional, Armida Alisjahbana kemiskinan yang ada di Indonesia sampai dengan Maret 2012 adalah 11,96 % (29,13 juta jiwa). Masih sangat banyak bukan? Walaupun menurut Ibu Armida, jumlah itu lebih baik daripada tahun lalu, yang menurut BPS sampai Maret 2012 jumlah rakyat miskin indonesia adalah 12,49 %.
Aksi Indonesiaku – Apa Solusinya?
Untuk mengentaskan kemiskinan memang tidak mudah, butuh kerjasama dari semua pihak –masyarakat, lembaga swasta, dan pemerintah tentunya-. Salah satu solusi untuk mengurangi jumlah kemiskinan dan pengangguran di negeri kita ini adalah dengan mencetak para pengusaha muda. Menjadikan diri kita menjadi enterprenuer muda.
Aksi Indonesiaku – Mengapa Enterpreneur?
Menurut Menteri Riset dan Teknologi, Gusti Muhammad Hatta mengatakan untuk memajukan perekonomian sebuah negara yang akan berdampak berkurangnya jumlah kemiskinan, minimal negara itu memiliki jumlah pengusaha tidak kurang dari 2 %. Itu syarat yang sangat minimal sekali. Lalu Indonesia, berapa jumlah pengusaha yang ada? Kata Hatta di Gedung Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) 9/07/2012, Indonesia baru memiliki jumlah pengusaha sebesar 0,18%. Masih dibawah nilai minimal bukan? Jadi sebuah kewajaran ketika masih banyak rakyat miskin di indonesia. Di tambah lagi masalah korupsi yang tidak kunjung berkurang juga.
Jika kita meihat negara tetangga kita yang sudah maju, memang karena persentase pengusaha di negara itu cukup besar. Amerika misalnya, jumlah pengusaha di sana sudah mencapai 11%, Singapura 7 %, dan Malaysia sekitar 5 %.
Menurut Ir. Ciputra, salah satu tokoh pengusaha Indonesia. Negeri kita ini membutuhkan minimal 4 juta pengusaha baru setiap tahunnya, ketika memang kemiskinan ingin segera dientaskan. Dari 240 juta penduduk indonesia, baru sekitar 400 ribu yang menjadi pengusaha. Jadi setiap tahunnya kita masih kekurangan 3,6 juta pengusaha.
Mengapa menjadi enterpreneur adalah Aksi indonesiaku untuk memajukan bangsa ini? Walaupun pada hari ini saya belum menjadi enterprenuer yang bisa dikatakan sukses. Sekarang coba anda bayangkan, ketika 4 juta orang indonesia menjadi enterprenuer atau pengusaha, dan setiap orang bisa mempekerjakan 5 orang saja, maka pengangguran dan kemiskinan di negeri kita akan berkurang 20 juta setiap tahunnya.
Oleh karena itu, saya mengajak kepada generasi muda bangsa ini. Mari latih diri kita, mental kita, menjadi seorang pengusaha, menjadi enterpreneur, dan mari kita bersama-sama memajukan negeri kita tercinta ini, INDONESIA.
Itulah AKSI INDONESIAKU, apa AKSI INDONESIAMU?
Referensiku:
- Indonesia Butuh 4 Juta Wirausaha
- Wirausaha Muda dan Kemajuan Ekonomi Bangsa
- Kemiskinan di Indonesia dan Penanggulangannya
Referensiku:
- Indonesia Butuh 4 Juta Wirausaha
- Wirausaha Muda dan Kemajuan Ekonomi Bangsa
- Kemiskinan di Indonesia dan Penanggulangannya


Bener tuh sobh, harus diperbanyak kalangan pengusaha untuk bisa mengurangi kemiskinan...!
BalasHapusTapi, menurut pengamatan saya, generasi muda kebanyakan ditanamkan sifat "priyayi" yang maunya "dipimpin" artinya hanya ingin menjadi karyawan dan melamar pekerjaan. Bukan menjadi "pemimpin" dan membuat lapangan pekerjaan "pengusaha"...
Itu sebabnya sobh banyak yang menganggur dan miskin, karena terlalu banyaknya SDM dan terlalu sedikitnya lapangan pekerjaan...
dan selama sekolah dari SD sob.. di materi bahasa Indonesia kita pasti diajarkan untuk membuat surat lamaran pekerjaan, ya jadinya ketika sudah lulus kuliah yang ada di pikiran hanya menjadi karyawan. Bukan Penguasaha
Hapusaksinya keren sob. semoga menang yaa.. hehe
BalasHapusAamiin kang Nemo.. hehe..
Hapus